PENDAHULUAN

Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), pimpinan Direktorat Jenderal Perbendaharaan bertekad untuk membentuk suatu kantor pelayanan yang dapat memberikan layanan yang cepat, tepat, akurat, tanpa biaya serta penyelesaiannya dilakukan secara transparan (zero defect). Pembentukan Kantor Pelayanan sejalan dengan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Departemen Keuangan yang pada prinsipnya ditujukan untuk mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang baik dan peningkatan kinerja pengelolaan keuangan negara.

Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, Direktorat Jenderal Perbendaharaan membentuk Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Percontohan di setiap ibukota propinsi yang merupakan suatu model kantor pelayanan dengan layanan prima. Keberadaaan KPPN Percontohan dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Kuasa Bendahara Umum Negara bisa memberikan kontribusi besar dalam menunjang kelancaran pembangunan nasional dengan memberikan layanan kepada para stakeholders berupa pencairan dana APBN, penatausahaan penerimaan Negara, serta penyusunan laporan keuangan yang akurat cepat dan transparan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran.

SEJARAH SINGKAT

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Ternate merupakan instansi vertikal. Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang berada di bawah dan bertangggung jawab kepada Kepala Kanwilย  Direktorat Jenderal Perbendaharaan Propinsi Maluku Utara.

Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor Kep-93/PB/2008 tanggal 28 April 2008 tentang Penetapan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tahap III di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan, maka pada tanggal 3 Juni 2008 KPPN Ternate telah dibuka secara resmi menjadi KPPN Percontohan dengan tujuan memberikan pelayanan prima bagi para pemangku kepentingan dengan prinsip dasar:

1. Pelayanan satu tempat ( one stop service ) ;

2. Bisnis proses yang sederhana ;

3. Pemanfaatan teknologi informasi ;

4. Memberikan informasi secara real time ;

5. Transparan dan akuntabel.