DPR RI telah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015 melalui sidang paripurna yang digelar 13 Februari 2015 dan ditandatangani oleh Presiden RI, Joko Widodo pada tanggal 6 Maret 2015.

Berikut Postur APBN Perubahan 2015

1. Pendapatan Negara dan Hibah: Rp 1.761,6 triliun

– Penerimaan Perpajakan: Rp 1.489,3 triliun

– Penerimaan Negara Bukan Pajak: Rp 269,1 triliun

2. Belanja Negara: Rp 1.984,1 triliun

– Belanja Pemerintah Pusat: Rp 1.319,5 triliun

– Transfer ke Daerah dan Dana Desa Rp 664,6 triliun

3. Defisit Anggaran: Rp 222,5 triliun atau 1,90 persen

4. Pembiayaan Anggaran: Rp 222,5 triliun

– Pembiayaan dalam negeri: Rp 242,5

– Pembiayaan luar negeri (neto): Rp -20 triliun

 

Asumsi Makro:

Pertumbuhan ekonomi: 5,7 persen
Inflasi:5,0 persen
Kurs; Rp 12.500 per dolar AS
Tingkat suku bunga SPN 3 bulan: 6,2 persen
Rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP): 60 dolar AS per barel
Lifting minyak: 825 ribu barel/hari
Lifting gas: 1.221 barel/hari

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan asumsi dasar ekonomi serta besaran target pendapatan negara yang telah ditetapkan diharapkan menyiratkan optimise bagi semua pihak.

“Tentu saja ini membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh dari segenap jajaran pemerintah untuk mengawal asumsi dan target pendapatan negara,” kata Bambang.

Berikut isi dari <strong>UU APBN-P</strong> Tahun 2015

 

Tags: ,