Peringatan Hari Oeang ke-68 di Kantor Kementerian Keuangan Provinsi Maluku Utara berlangsung penuh semarak dan disambut dengan antusiasme yang membara dari para pegawai Kementerian Keuangan Maluku Utara khususnya KPPN Ternate. Betapa tidak, tiga piala emas berhasil disimpan kembali oleh anak-anak muda kantor perbendaharaan tersebut. Tiga cabang kejuaraan yang telah berhasil mereka rajai ialah voli, bulu tangkis, dan playstation.

Dalam final cabang kejuaraan voli, KPPN Ternate berhasil menang tipis dari KPP Ternate, setelah pada peringatan Hari Oeang ke-67 tahun lalu justru KPPN Ternate harus kandas di semi final oleh KPP Ternate. Di tahun ini, tim voli yang diseniori oleh Bapak Urip, Kepala Seksi Pencairan Dana, berhasil menang 3-2 di partai final.

Berbeda dengan kejuaraan Playstation, sang juara baru Kakak Beny memang sudah tampak sangat menguasai permainan. Di babak penyisihan grup saja dia sudah berhasil menciptakan puluhan gol lewat kaki Christiano Ronaldo dengan tim Real Madrid. Wajar saja bila langkahnya meraih emas menjadi begitu mudah terealisasi. Tak jauh berbeda dengan bulu tangkis. Permainan kompak dari para pegawai KPPN Ternate memang layak dianugerahi sebuah trofi emas.

Beberapa cabang kejuaraan lainnya yang juga diselenggarakan dalam memperingati Hari Oeang ke-68 ialah lomba futsal, tenis, catur, domino, karaoke, jalan sehat. KPPN Ternate berhasil mengantongi piala perak dan perunggu dalam beberapa cabang perlombaan tersebut. Seluruh cabang perlombaan mulai diadakan pada awal bulan Oktober dan akan ditutup tanggal 30 Oktober bersamaan dengan penyerahan piala pada upacara peringatan Hari Oeang ke-68.

Awal mula peringatan hari keuangan ini ialah lahirnya pertama kali mata uang Republik Indonesia tanggal 30 Oktober 1946 silam. Pada waktu itu mata uang resmi kita dikenal pertama kali dengan nama Oeang Republik Indonesia (ORI) dan ditandatangani oleh A.A Maramis, sedangkan Menteri Keuangan dijabat oleh Sjafruddin Prawiranegara. Mata uang merupakan salah satu ciri utama negara merdeka serta sebagai alat bagi negara tersebut untuk memperkenalkan diri kepada dunia.

Baru ketika tanggal 2 November 1949 atau empat tahun setelah merdeka, Indonesia menetapkan nama Rupiah (Rp) sebagai mata uang kebangsaan. Namun momentum awal yaitu terbitnya ORI enam puluh delapan tahun silam merupakan tonggak munculnya mata uang kebangsaan resmi Republik Indonesia. Maka dari itu, tanggal 30 Oktober selalu diperingati sebagai Hari Keuangan dan diharapkan bangsa Indonesia dapat semakin bangga serta turut berpartisipasi aktif dalam menjaga nilai luhur dan sejarah dari mata uang kita.

 

Tags: