Sosialisasi Aplikasi MPN G2 di Sanana

Foto Bersama Bendahara se wilayah Kab. Kepulauan Sula

Barangkali belum semua di antara kita akrab dengan nama Kota Sanana yang tidak ada hubungan dengan tokoh Sanana Gusmao. Untuk mencapai bibir pantai kota ini kami menempuh jarak ±284 km garis lurus dari Ternate ke arah selatan, mengarungi malam terlewati selama ±16 jam menggunakan moda transportasi laut sebagai satu-satunya moda angkutan ke Pulau Sanana. Jangan membayangkan kapal seukuran milik Pelni (Gunung Kelud, dsb) dengan segala fasilitas, tetapi bagaimana pun kapal sederhana ini bermakna amat penting bagi masyarakat Sanana dan penduduk di pulau-pulau sekitar Maluku Utara. Berbaring di kasur tempat tidur bertingkat dua dalam kamar ukuran kurang dari 4m2, ditingkahi deru kipas angin yang terpaku di dinding dan suara derak badan kapal membelah gelombang, bagi yang belum terbiasa ditempat seperti ini, maka tidak akan banyak waktu untuk bisa memejamkan mata. Bukan saja karena segala keriuhan itu, tetapi binatang sejenis kecoa tidak bosan-bosannya bersileweran dari segala arah cukup membuat rasa kantuk menjadi buyar. Merindukan pagi, sungguh merindukan pagi. Di Kota Sanana, di tanah air Indonesia.
Menyikapi berbagai macam soal mengenai layanan MPN G-2 bagi para pengelola keuangan satker maka KPPN Ternate, Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Sanana, bersama denganDinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kepulauan Sula melaksanakan Sosialisasi MPN G-2 bagi para bendahara pengeluaran Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kabupaten Kepulauan Sula pada tanggal 16 September 2014.
Dalam sambutan sekaligus membuka secara resmi acara sosialisasi Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kepulauan Sula, Irwan Mansyur yang juga bertindak sebagai tuan rumah tempat penyelenggaraan sosialisasi tersebut menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan sosialisasi tersebut, diharapkanakan meningkatkan pemahaman mereka mengenai MPN G-2. Kepala KP2KP Sanana, Ismail Palinto menambahkan bahwa MPN G-2 akan memudahkan para bendahara menyetor pajak. Selanjutnya, Saor Silitonga, Kepala KPPN Ternate memaparkan arti penting penerapan MPN G-2 serta menegaskan penerapan MPN G-2 pada tahun 2015.
Benitriadi Meidy Moniung (Staf Seksi Bank KPPN Ternate) menjelaskan seluruh prosedur MPN G-2. Hanya saja praktek secara online tidak dapat ditunjukkan secara optimal karena terkendala persoalan jaringan internet yang amat tidak memadai. Hal ini kami tanggulangi dengan cara merancang screenshot seluruh tahapan MPN G-2 mulai dari registrasi, Create Billing sampai tahap pembayaran melalui ATM. Informasi yang didapat melalui PT.TELKOM dan sudah dirilis di Koran Malut Pos, pada awal 2015 akan dioperasikan jaringan internet yang terkoneksi melalui Fiber Optik di wilayah Provinsi Maluku Utaradengan kuota 40GB.Dapatlah dipastikan apabila layanan data tersebut sudah beroperasi di Kab.Kepulauan Sula maka permasalahan jaringan internet dapat teratasi.
Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Maluku sebenarnya baru saja pada tahun ini memberi izin Bank Persepsi di Kota Sanana untuk melayani transaksi penyetoran penerimaan negara. Hal ini sebenarnya sudah amat memudahkan bagi para pengelola keuangan setempat. Itulah sebabnya para SKPD memandang bahwa MPN G-2 adalah langkah yang amat baik untuk menyetorpenerimaan negara secara tepat waktu, tepat jumlah, dan akurat.
Sebenarnya kami sudah sepakat akan bertemu Wakil Bupati, H. Safi Pauwah, setelah acara sosilalisasi. Namun karena beliau akan menghadiri rapat yang lain, beliau menghendaki pertemuan kami dipercepat menjadi sebelum acara sosialisasi. Namun, karena jaringan ponsel tak mampu menghantar pesan atau penggilan, berita perubahan rencana pertemuan itu pun tak dapat kami terima. Strategi cadangan pun dijalankan, dalam perjalanan pulang ke Kota Ternate, di atas KM. Bunda Maria kami mengetahui bahwa Wakil Bupati juga ada di kapal. Kepala KPPN Ternate, Saor Silitonga disambut hangat oleh beliau. Berbagai hal mereka perbincangkan khususnya mengenai MPN G-2 dan tidak lupa Saor Silitonga memohon agar Wakil Bupati senantiasa mendorong para satker untuk memperhatikan penyerapan anggaran, output, dan out come. Di Kota Sanana, MPN G-2 harus jitu!
Oleh : Benitriadi Meidy Moniung Kontributor KPPN Ternate