Pemerintah kota ternate melakukan event berupa pagelaran budaya multi etnis  ” Kirab Pembauran Kebangsaan 2013 ” yang dilaksanakan pada Rabu (3/7) bertempat di halaman Kantor Walikota Ternate (depan Kantor KPPN Ternate), yang melibatkan semua suku dan agama di Kota Ternate. Kirab Pembauran Kebangsaan ini mengambil tema ” Dalam Rangka Menjaga dan Memelihara Keutuhan Persatuan Bangsa Serta Tegaknya Kedaulatan NKRI di Kota Ternate. ”

Berbagai pertujukan dilakukan dari perwakilan masing-masing daerah di indonesia, diantaranya , tari piring dari komunitas keluarga besar Sumatera Barat, tari Tortor dari komunitas Sumatera utara, atraksi Reog Ponorogo dari paguyuban Jawa Timur, atraksi Barongsai dari etnis Tionghoa dan tarian asli dari Maluku Utara serta berbagai tarian dari daerah lain di tanah air. Pagelaran ini dilaksanakan oleh masyarakat dari berbagai daerah yang sudah berdomosili di Kota Ternate bahkan sudah menjadi penduduk Ternate.

Setelah tari-tarian digelar, iring-iringan berbagai kendaraan hias turut meramaikan acara ini. Garis start dimulai dari Jl. Yos Sudarso depan kantor Walikota/KPPN Ternate, dan berakhir di depan ex Kantor Gubernur Maluku Utara di Jl. Pahlawan Revolusi daerah Swering, ternate.

Kegiatan kirab ini merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Ternate bersama masyarakat guna menciptakan iklim yang kondusif, sehingga memungkinkan adanya perubahan sikap dan kesadaran masyarakat untuk mengakui dan menerima kemajemukan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pagelaran Kirab Pembaruan Kebangsaan ini bertujuan, untuk mensosialisasikan program pembaruan kepada masyarakat tentang realitas kemajemukan dan ragam udaya kebangsaan sebagai satu kesatuan utuh. Event ini mampu menjadi penyejuk pasca Pilgub yang digelar tanggal 1 Juli yang lalu, setelah sempat terjadi beberapa insiden semenjak kampanye cagub berlangsung.

 

Tags: , ,