Pulau Ternate, Tidore dan kepulauan lainnya di Provinsi Maluku Utara memiliki berbagai hotspot pariwisata yang menarik, baik dari keindahan alamnya yang eksotis, situs-stus bersejarah maupun budaya lokalnya yang masih lestari hingga saat ini. Perhelatan akbar kini tengah digelar di Kota Ternate dan Tidore.

Legu Gam 2013

Sultan Ternate -  Sultan Mudaffar Sjah

Sultan Ternate – Sultan Mudaffar Sjah

Di Ternate, event berskala internasional ini bertajuk Legu Gam 2013. Mengangkat tema “Welcome to Dream Island with Paradise Culture”, festival ini berlangsung selama dua minggu. Kota Ternate memulai festival Legu Gam pada 31 Maret dan akan berakhir pada 13 April. Sedangkan festival Tidore dimulai pada 1 hingga 12 April.

Legu Gam menjadi tradisi dan adat istiadat Moloku Kie Raha (Maluku Utara) dan bertepatan dengan hari jadi Sultan Ternate ke-78, Sultan Mudaffar Sjah. Legu Gam merupakan tradisi masyarakat Maluku Utara yang menggambarkan hubungan baik antara keluarga kerajaan dengan rakyat biasa. Simbol dari festival ini adalah tari legu, yaitu tarian kerajaan yang secara tradisional dipentaskan hanya di acara-acara resmi di hadapan sultan. Legu Gam sendiri memiliki arti pesta rakyat. Pesta akbar rakyat Ternate ini merupakan rangkuman ekspresi seni kebudayaan dari 29 suku di Maluku Utara. Legu Gam baru rutin digelar kembali tahun 2002 pada pemerintahan Mudaffar Sjah, sultan ke-48 Ternate.

Legu Gam 2013

Sendra budaya Kesultanan Ternate – Tari Soya-soya

Festival Legu Gam tahun ke-11 ini diawali pawai obor Gam Ma Cahaya berupa arak-arakan obor dimulai dari halaman kedaton Kesultanan Ternate, disusul kirab budaya Pelangi Kie Raha yang merupakan penampilan ragam budaya dan adat Ternate. Pada tanggal 10 April ini, terdapat kegiatan mengelilingi gunung dan pulau Ternate melalui lautan diiringi musik tradisional. Ritual ini untuk memohon perlindungan dari Tuhan agar negeri ini terlindung dari marabahaya.  Dipusatkan di alun-alun Kota Ternate – Salero,  depan Kedaton, legu gam diisi dengan pameran, bazaar, seminar, ekspedisi diving, balapan perahu, lomba memancing, serta pergelaran seni tradisional. festival ini semakin meriah ketika pada puncak acara hari dimana kelahiran sultan Sultan Mudaffar Sjah tiba yaitu pada tanggal 13 April 2013.

Pada puncak acara diadakan hiburan semalam suntuk yang melibatkan masyarakat dan para tamu acara akan mempentaskan beragam kesenian dan tarian adat dari maluku utara. Band ibukota yang memeriahkan perhelatan ini adalah grup musik The Titans.

Salah satu acara andalan dalam festival ini adalah menari bawah laut. Dalam sesi ini, tarian yang akan dibawakan adalah Tari Soya-soya oleh 13 penari sekaligus dive expert. Tarian ini berlangsung pada tanggal 7 April 2013. Para wisatawan yang ingin menonton bisa melihat dari layar video yang menampilkan tarian di bawah laut.

Kegiatan santap Nasi Jaha terpanjang 10 kilometer juga menjadi agenda dalam festival ini, yang masuk dalam rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Menurut Permasuri Sultan Mudaffar Sjah, Boki Ratu Nita Budhi Susanto, acara ini menjadi acara puncak festival. Sajian kuliner khas Maluku Utara ini berupa beras ketan dan santan kelapa dibalut daun pisang dalam gulungan bambu sepanjang 50 cm yang dimasak dengan cara dibakar. Di beberapa daerah nusantara lebih dikenal dengan nasi lemang.

Bambu ini dirangkai dari kawasan Bandara Ternate hingga ke depan kantor DPRD Maluku Utara. Warga dari setiap kelurahan akan mengolah sekira 60 ton nasi dalam 2.000 bambu. Dipersiapkan massal dengan beberapa kelurahan pada setiap kecamatan di Kota Ternate.

Festival Tidore 2013

Sementara itu, festival Tidore digelar dari 1 sampai 12 April 2013. Tidore yang juga terletak di Maluku Utara ini telah menggelar festival dua kali. Festival ini mengembalikan tradisi dan menyambut hari jadi Kota Tidore Kepulauan ke-905.

Sebelum Festival ini dibuka, telah digelar terlebih dahulu pemecahan rekor MURI yang fenomenal dan menjadi rekor dunia yang berlangsung pada bulan Maret lalu yaitu rekor makan Durian dengan peserta terbanyak yaitu sebanyak 13.525 peserta yang berhasil menghabiskan sebanyak 17.800 buah durian.

Acara puncak perayaan Festival Tidore pada 11 April 2013, yang dirayakan dengan festival obor sepanjang 35 km. Pada saat yang bersamaan, seluruh armada laut Kesultanan Tidore akan melakukan ritual mengelilingi pulau sambil membaca doa untuk keselamatan dan kemakmuran rakyat. Pawai obor sebanyak 31.200 obor di Kota Tidore Kepulauan juga masuk rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

 Saat ini Tidore memiliki beragam potensi pariwisata berupa spot diving yang belum banyak didatangi penyelam, wisata sejarah dari delapan benteng peninggalan kolonial, wisata ziarah, agrowisata di pegunungan, air panas Kesahu, batik khas Tidore, Pulau Mare yang dihuni habitat lumba-lumba, dan para perajin gerabah yang telah aktif sejak masa Portugis.