Avatar

Please consider registering
guest

sp_LogInOut Log In sp_Registration Register

Register | Lost password?
Advanced Search

— Forum Scope —




— Match —





— Forum Options —





Minimum search word length is 3 characters - maximum search word length is 84 characters

sp_Feed Topic RSS sp_TopicIcon
Belanja Modal atau Belanja Barang dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Ekuitas dan Neraca
31/12/16
10:52 pm
Avatar
admin
Admin
Forum Posts: 150
Member Since:
06/03/13
sp_UserOfflineSmall Offline

Abstraksi

Laporan Operasional (LO), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) dan Neraca merupakan output dari Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual yang digunakan oleh Satuan Kerja Kementerian Negara/Lembaga Pemerintah Pusat mulai tahun 2015. Terdapat perbedaan antara pengeluaran/belanja negara yang masuk ke dalam klasifikasi belanja modal dengan belanja barang. Perbedaan tersebut akan tercermin dalam hubungan antara LO, LPE dan Neraca di tiap jenis belanja tersebut.

Kata kunci: LO, LPE, Neraca, belanja modal, belanja barang, aset

A. PENDAHULUAN

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, mulai tahun 2015, pemerintah diwajibkan menggunakan basis akrual dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangannya. Akuntansi berbasis akrual adalah suatu basis akuntansi di mana transaksi ekonomi dan peristiwa lainnya diakui, dicatat, dan disajikan dalam laporan keuangan pada saat terjadinya transaksi tersebut, tanpa memperhatikan waktu kas atau setara kas diterima atau dibayarkan. Aplikasi yang digunakan oleh satuan kerja (satker) kementerian negara/lembaga dalam memproses dan menyajikan laporan keuangan yang berbasis akrual di tahun 2015 tersebut adalah aplikasi SAIBA (Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual).

B. JENIS-JENIS LAPORAN KEUANGAN

Laporan keuangan satker yang dihasilkan oleh SAIBA adalah:

1. Laporan Realisasi Anggaran (LRA)

yaitu laporan yang menyajikan informasi realisasi pendapatan, belanja, transfer, surplus/defisit dan pembiayaan, sisa lebih/kurang pembiayaan anggaran yang masing-masing diperbandingkan dengan anggarannya dalam satu periode.

2. Laporan Operasional (LO)

adalah laporan yang menyajikan ikhtisar sumber daya ekonomi yang menambah ekuitas dan penggunaannya untuk kegiatan penyelenggaraan pemerintah dalam satu periode pelaporan.

3. Laporan Perubahan Ekuitas (LPE)

yaitu laporan yang menyajikan informasi kenaikan atau penurunan ekuitas tahun pelaporan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

4. Neraca

adalah laporan yang menyajikan informasi posisi keuangan pemerintah yaitu aset, utang, dan ekuitas dana pada tanggal tertentu.

5. Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK)

adalah laporan yang menyajikan informasi tentang penjelasan atau daftar terinci atau analisis atas nilai suatu pos yang disajikan dalam LRA, neraca, LO dan LPE dalam rangka pengungkapan yang memadai.

C. HUBUNGAN ANTARA LO, LPE DAN NERACA

Dalam proses akuntansi yang dilaksanakan satker, agar bisa menghasilkan laporan keuangan LO, LPE dan Neraca, dimulai dari proses input/penjurnalan dokumen sumber yang dapat berupa DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran), SSP (Surat Setoran Pajak), SSBP (Surat Setoran Bukan Pajak) untuk transaksi penerimaan/pendapatan dan SPP (Surat Permintaan Pembayaran), SPM (Surat Perintah Membayar) maupun SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) untuk transaksi pengeluaran/belanja yang dilanjutkan dengan posting ke buku besar dan penyajian ke dalam laporan keuangan LO, LPE dan Neraca. Penjurnalan transaksi belanja modal berbeda dengan belanja barang. Untuk dapat memperjelas perbedaan tersebut, akan kita uraikan dengan urutan peristiwa sebagai berikut:

1. Neraca awal

Satker contoh memiliki neraca awal 1 Januari 2015 sebagai berikut:

SATUAN KERJA CONTOH
NERACA
PER 1 JANUARI 2015
ASET  
Aset Lancar  
  Persediaan 120.000.000
  Jumlah Aset Lancar 120.000.000
Aset Tetap  
  Tanah 550.000.000
  Peralatan dan mesin 200.000.000
  Gedung dan Bangunan 660.000.000
  Akumulasi Penyusutan (76.400.000)
  Jumlah Aset Tetap 1.333.600.000
  Jumlah Aset 1.453.600.000
KEWAJIBAN  
Kewajiban Jangka Pendek  
  Utang kepada Pihak Ketiga 15.500.000
  Jumlah Kewajiban 15.500.000
EKUITAS  
  Ekuitas 1.438.100.000
  Jumlah Ekuitas 1.438.100.000
  Jumlah Kewajiban dan Ekuitas 1.453.600.000

2. Mendapatkan DIPA

Pada tanggal 2 Januari 2015, satker contoh mendapatkan DIPA dengan rincian:

(dalam ribuan rupiah)

KODE URAIAN SATKER / PROGRAM / KEGIATAN / OUTPUT BELANJA
PEGAWAI BARANG MODAL JUMLAH
1 2 3 4 5 8
125375 SATUAN KERJA CONTOH 1.500.000 300.000 200.000 2.000.000
015.01.01 Program Dukungan Manajemen 1.500.000 300.000 200.000 2.000.000
01.1629 Koordinasi Penyusunan Renja 1.500.000 300.000 200.000 2.000.000
1629.997 Peralatan & Fasilitas Perkantoran 1.500.000 300.000 200.000 2.000.000
JUMLAH 1.500.000 300.000 200.000 2.000.000

D. TRANSAKSI BELANJA MODAL

Tanggal 9 Januari 2015 dilakukan perikatan/pembuatan kontrak pembelian komputer 15 unit dengan nilai Rp150.000.000. Dilakukan serah terima komputer, pembuatan SPP, penerbitan SPM dan SP2D tanggal 15 Januari 2015.

Transaksi pembelian komputer tersebut akan diinput dengan menggunakan SP2D sebagai dokumen sumber. SAIBA memiliki Buku Besar Kas yang akan menghasilkan LRA dan Buku Besar Akrual untuk menghasilkan LO, LPE dan Neraca. Jurnal yang dibuat SAIBA adalah:

Jurnal Kas

D / K Uraian Debet Kredit
D Belanja Modal 150.000.000  
K Piutang Dari KUN   150.000.000

Jurnal Akrual:

D / K Uraian Debet Kredit
D Aset Tetap Yang Belum Diregister 150.000.000  
K Ditagihkan Ke Entitas Lain   150.000.000

Setelah diverifikasi oleh pengelola Barang Milik Negara (BMN) dan kemudian diregistrasi, maka dilakukan input SAIBA menu transaksi jurnal penyesuaian sebagai berikut:

D / K Uraian Debet Kredit
D Peralatan dan Mesin 150.000.000  
K Aset Tetap yang Belum Diregister   150.000.000

Laporan keuangan yang dihasilkan dari jurnal/buku besar akrual tersebut adalah:

LAPORAN OPERASIONAL

TINGKAT SATUAN KERJA

UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR SAMPAI DENGAN 31 Desember 2015 DAN 2014

(DALAM RIBUAN RUPIAH)

SATUAN KERJA : 125375 CONTOH

URAIAN JUMLAH Kenaikan (Penurunan)
2015 2014 Jumlah %
1 2 3 4 5
KEGIATAN OPERASIONAL        
PENDAPATAN OPERASIONAL        
JUMLAH PENDAPATAN OPERASIONAL 0 0 0 0
BEBAN OPERASIONAL        
Beban Persediaan 0 0 0 0
Beban Pemeliharaan 0 0 0 0
JUMLAH BEBAN OPERASIONAL 0 0 0 0
SURPLUS/DEFISIT DARI KEGIATAN 0 0 0 0
OPERASIONAL        
SURPLUS / DEFISIT LO 0 0 0 0

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

TINGKAT SATUAN KERJA

UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR SAMPAI DENGAN 31 Desember 2015 DAN 2014

(DALAM RIBUAN RUPIAH)

SATUAN KERJA : 125375 CONTOH

URAIAN JUMLAH Kenaikan (Penurunan)
2015 2014   2015
1 2 3 1 2
EKUITAS AWAL 1.438.100 0 1.438.100 0
SURPLUS / DEFISIT – LO 0 0 0 0
DAMPAK KUMULATIF PERUBAHAN KEBIJAKAN 0 0 0 0
AKUNTANSI / KESALAHAN MENDASAR 0 0 0 0
TRANSAKSI ANTAR ENTITAS 150.000 0 150.000 0
KENAIKAN/PENURUNAN EKUITAS 150.000 0 150.000 0
EKUITAS AKHIR 1.588.100 0 1.588.100 0

NERACA

TINGKAT SATUAN KERJA

PER 31 DESEMBER 2015 DAN 2014

(DALAM RIBUAN RUPIAH)

SATUAN KERJA : 125375 CONTOH

NAMA PERKIRAAN JUMLAH Kenaikan (Penurunan)
2015 2014 Jumlah %
1 2 3 4 5
ASET        
ASET LANCAR        
Persediaan 120.000 120.000 0 0
JUMLAH ASET LANCAR 120.000 120.000 0 0
ASET TETAP        
Tanah 550.000 550.000 0 0
Peralatan dan Mesin 350.000 200.000 150.000 75,00
Gedung dan Bangunan 660.000 660.000 0 0
Akumulasi Penyusutan (76.400) (76.400) 0 0
JUMLAH ASET TETAP 1.483.600 1.333.600 150.000 11,25
JUMLAH ASET 1.603.600 1.453.600 150.000 10,32
KEWAJIBAN        
KEWAJIBAN JANGKA PENDEK        
Utang Kepada Pihak Ketiga 15.500 15.500 0 0
JUMLAH KEWAJIBAN 15.500 15.500 0 0
EKUITAS        
Ekuitas 1.588.100 1.438.100 150.000 10,43
JUMLAH EKUITAS 1.588.100 1.438.100 150.000 10,43
JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 1.603.600 1.453.600 150.000 10,32

E. TRANSAKSI BELANJA BARANG (YANG TIDAK MENGHASILKAN ASET)

Tanggal 16 Januari 2015 dilakukan perbaikan/pemeliharaan kendaraan dinas. Setelah pekerjaan selesai dilaksanakan, dilakukan pembayaran melalui KPPN (SPP/SPM/SP2D LS) pada tanggal 20 Januari 2015. Jumlah yang dibayarkan sebesar Rp7.500.000. Transaksi tersebut akan dijurnal sebagai berikut:

Jurnal Kas

D / K Uraian Debet Kredit
D Belanja Barang 7.500.000  
K Piutang Dari KUN   7.500.000

Jurnal Akrual:

D / K Uraian Debet Kredit
D Beban Pemeliharaan 7.500.000  
K Ditagihkan Ke Entitas Lain   7.500.000

Laporan keuangan yang dihasilkan dari jurnal tersebut adalah:

LAPORAN OPERASIONAL

TINGKAT SATUAN KERJA

UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR SAMPAI DENGAN 31 Desember 2015 DAN 2014

(DALAM RIBUAN RUPIAH)

SATUAN KERJA : 125375 CONTOH

URAIAN JUMLAH Kenaikan (Penurunan)
2015 2014 Jumlah %
1 2 3 4 5
KEGIATAN OPERASIONAL        
PENDAPATAN OPERASIONAL        
JUMLAH PENDAPATAN OPERASIONAL 0 0 0 0
BEBAN OPERASIONAL        
Beban Persediaan 0 0 0 0
Beban Pemeliharaan 7.500 0 7.500 0
JUMLAH BEBAN OPERASIONAL 7.500 0 7.500 0
SURPLUS/DEFISIT DARI KEGIATAN (7.500) 0 (7.500) 0
OPERASIONAL        
SURPLUS / DEFISIT LO (7.500) 0 (7.500) 0

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

TINGKAT SATUAN KERJA

UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR SAMPAI DENGAN 31 Desember 2015 DAN 2014

(DALAM RIBUAN RUPIAH)

SATUAN KERJA : 125375 CONTOH

URAIAN JUMLAH Kenaikan (Penurunan)
2015 2014   2015
1 2 3 1 2
EKUITAS AWAL 1.438.100 0 1.438.100 0
SURPLUS / DEFISIT – LO (7.500) 0 (7.500) 0
DAMPAK KUMULATIF PERUBAHAN KEBIJAKAN 0 0 0 0
AKUNTANSI / KESALAHAN MENDASAR 0 0 0 0
TRANSAKSI ANTAR ENTITAS 7.500 0 7.500 0
KENAIKAN/PENURUNAN EKUITAS 0 0 0 0
EKUITAS AKHIR 1.438.100 0 1.438.100 0

NERACA

TINGKAT SATUAN KERJA

PER 31 DESEMBER 2015 DAN 2014

(DALAM RIBUAN RUPIAH)

SATUAN KERJA : 125375 CONTOH

NAMA PERKIRAAN JUMLAH Kenaikan (Penurunan)
2015 2014 Jumlah %
1 2 3 4 5
ASET        
ASET LANCAR        
Persediaan 120.000 120.000 0 0
JUMLAH ASET LANCAR 120.000 120.000 0 0
ASET TETAP        
Tanah 550.000 550.000 0 0
Peralatan dan Mesin 200.000 200.000 0 0
Gedung dan Bangunan 660.000 660.000 0 0
Akumulasi Penyusutan (76.400) (76.400) 0 0
JUMLAH ASET TETAP 1.333.600 1.333.600 0 0
JUMLAH ASET 1.453.600 1.453.600 0 0
KEWAJIBAN        
KEWAJIBAN JANGKA PENDEK        
Utang Kepada Pihak Ketiga 15.500 15.500 0 0
JUMLAH KEWAJIBAN 15.500 15.500 0 0
EKUITAS        
Ekuitas 1.438.100 1.438.100 0 0
JUMLAH EKUITAS 1.438.100 1.438.100 0 0
JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 1.453.600 1.453.600 0 0

F. PENUTUP

Setelah dilakukan perbandingan antara belanja modal dengan belanja barang yang tidak menghasilkan aset, maka dapat disimpulkan bahwa LO untuk belanja modal tidak terpengaruh (kosong), LPE akan memberikan informasi bahwa ada penambahan ekuitas sebesar perolehan aset yang bersangkutan. Begitu juga dengan neraca, tergambar adanya penambahan aset yang bersangkutan sebesar harga perolehan.

Untuk belanja barang yang tidak menghasilkan aset, LO akan menjadi minus/defisit. Minus/defisit tersebut akan menjadi hilang dengan adanya transaksi antar entitas (Ditagihkan ke Entitas Lain) yang merupakan kontra dari defisit LO akibat belanja barang yang menjadi beban. Neraca tidak akan terpengaruh akibat adanya belanja barang yang tidak menghasilkan aset tersebut, sehingga kondisi/nilainya menjadi sama seperti pelaporan sebelumnya. Transaksi antar entitas (Ditagihkan ke Entitas Lain) merupakan informasi bahwa yang melakukan pembayaran belanja bukan satker tetapi Bendaharawan Umum Negara (BUN)/Kuasa BUN.

Daftar Pustaka:

1. PP 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan

2. PMK 213/PMK.05/2013 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat;

3. PMK 215 Tahun 2013 tentang Jurnal Akuntansi Pemerintah pada Pemerintah Pusat;

4. PMK 219/PMK.05/2013 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat

5. PMK 270/PMK.05/2014 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual pada Pemerintah Pusat

Forum Timezone: UTC 9

Most Users Ever Online: 66

Currently Online:
1 Guest(s)

Currently Browsing this Page:
1 Guest(s)

Top Posters:

Mutia: 12

gatot: 4

Asara90: 4

abarua6: 3

miftah09: 3

tonih123: 3

Junaedy: 2

marsam: 1

lutfi: 1

ketahanan pangan: 1

Member Stats:

Guest Posters: 0

Members: 113

Moderators: 0

Admins: 1

Forum Stats:

Groups: 1

Forums: 8

Topics: 113

Posts: 174

Newest Members:

TimmyDox, BillieDaymn, tonih123, RobertjeF, andi satria, andi dadank, BolshoyPuTinAlex, LavetaLib, BigBonushet, Caseyinorb

Administrators: admin: 150