Postur APBN IndonesiaJAKARTA – Pada hari Rabu (25/3) Direktorat Jenderal Anggaran menyelenggarakan bedah buku “Postur APBN Indonesia”. Acara ini diselenggarakan di ruang Achmad Rochjadi dalam rangka kegiatan Sharing Session dan Coffee Morning Talk.

Buku “Postur APBN Indonesia” diterbitkan sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas perencanaan APBN. Disamping itu juga sebagai media sharing pengetahuan dan pengalaman kepada publik untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perencanaan APBN. Materi pada buku ini merupakan bahan diskursus untuk mencari metode yang tepat dalam menghadapi isu dan permasalahan yang berkembang saat ini, khususnya dalam proses penyusunan APBN Indonesia.

Pembedah buku Didik Kusnaini, Kasubdit Penyusunan Anggaran Belanja Negara I memaparkan uraiannya mengenai isi buku dan beberapa catatan mengenai buku tersebut. “Penyusunan Rancangan APBN melibatkan banyak pihak, proses yang panjang, dan menyentuh berbagai aspek, sehingga memerlukan data yang valid dan akurat, tools analisis data dan proyeksi, informasi terhadap kebijakan, dan koordinasi antar stakeholder”, katanya. “Dari sisi sistematika, buku ini fokus membahas mengenai APBN, sudah cukup jelas menggambarkan proses teknokratis penyusunan postur APBN secara baik, postur APBN mengacu pada standar internasional, dan dilengkapi dengan ilustrasi contoh penerapan formula perhitungan untuk memudahkan pemahaman mengenai penghitungan pendapatan dan belanja negara”, imbuhnya.

Didik Kusnaini juga menyampaikan beberapa catatan tentang buku ini. Pertama, penyusunan formula yang disampaikan dalam buku ini adalah tentang menghitung proyeksi baseline untuk RAPBN. Dalam implementasinya, penyusunan APBN sangat dinamis, selalu mengalami perubahan. Buku ini belum menggambarkan mengenai dinamika perubahan-perubahan itu. Kedua, ada sedikit perbedaan perhitungan dalam proses penyusunan APBN Perubahan dimana diperlukan beberapa adjusment yaitu policy measures. Hal itu belum tergambarkan dalam buku ini.

Di akhir ulasannya, Didik Kusnaini menyampaikan bahwa buku ini merupakan media yang lengkap untuk memahami postur APBN, bagaimana penyusunan masing-masing komponen dalam postur APBN, serta bagaimana antarkomponen saling terkait dan implikasinya terhadap ruang fiskal. (cys)