Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) merupakan aplikasi yang dibangun guna mendukung perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan negara pada tingkat Kementerian dan Lembaga. Aplikasi SAKTI terdiri dari modul anggaran, komitmen, pembayaran, bendahara, persediaan, aset tetap, General Ledger pelaporan dan Administrasi. Desain pengembangan Aplikasi SAKTI merupakan kelanjutan dari aplikasi-aplikasi eksisting yang telah digunakan dalam pengelolaan keuangan negara sehingga ada beberapa modul dalam Aplikasi SAKTI yang membutuhkan inputan data migrasi ataupun konversi agar transaksi yang sudah ada tidak perlu diinputkan secara manual kembali dalam Aplikasi SAKTI.
Implementasi Aplikasi SAKTI dapat dilakukan pada tengah tahun anggaran atau pada awal tahun anggaran. Pada tulisan sebelumnya kami membahas Skenario Implementasi Aplikasi SAKTI pada Awal Tahun, pada tulisan ini kami akan membahas Skenario Implementasi Aplikasi SAKTI pada Tengah Tahun.
Aplikasi SAKTI terdiri dari delapan modul ditambah dengan dua modul sistem yang akan digunakan untuk menghubungkan Aplikasi SAKTI dengan SPAN. Skenario implementasi Aplikasi SAKTI apabila dijalankan pada pertengahan tahun anggaran 2014 maka skenario implementasinya adalah sebagai berikut :
1. Modul Anggaran
a. Data Inputan Manual > Tidak membutuhkan inputan data manual.
b. ADK Migrasi yang Dibutuhkan Migrasi data RKAKL DIPA 2014 yang telah disahkan di tahun 2013 serta revisi pada              tahun 2014 jika ada.
Ada 2 alternatif skenario implementasi SAKTI Modul Penganggaran:
Alternatif 1 :
Modul penganggaran yang digunakan sudah full proses dari perencanaan anggaran 2015 (SBK, Reviu Baseline, RKAKL,DIPA) sampai dengan proses revisi anggaran 2014. Jika alternatif ini yang dipilih, maka migrasi data yang diperlukan adalah RKAKL DIPA 2014 yang telah disahkan sebagai acuan review baseline penganggaran 2015 dan juga data awal transaksi 2014 yang mendukung proses revisi di tahun berjalan, dan SBK usulan tahun 2013 sebagai acuan pembuatan SBK usulan tahun 2014.
Alternatif 2 :
Modul penganggaran yang digunakan hanya sebagian yaitu hanya menggunakan proses perencanaan 2015 saja. Jika alternatif ini yang dipilih, maka migrasi data yang diperlukan adalah RKAKL DIPA 2014 yang telah disahkan, sebagai acuan reviu baseline penganggaran 2015, dan SBK usulan tahun 2013. Selain itu, dibutuhkan juga konversi data RKAKL DIPA Revisi 2014 dari legacy sistem pada setiap proses revisi sebagai sumber data transaksi 2014 untuk kebutuhan modul pelaksanaan sampai dengan pelaporan.
2. Modul Komitmen
a. Data Inputan Manual
1. Perekaman data kontrak multyyears dan Commitment Application Number(CAN)tahun 2014.
2. Perekaman data supplier terkait kontrak multyyears dan Nomor Register Supplier (NRS) tahun 2014.
b. ADK Migrasi yang Dibutuhkan > Tidak membutuhkan ADK migrasi.
3. Modul Bendahara
a. Data Inputan Manual Kelengkapan dokumen seperti Kwitansi, SSBP, SSP, SSPB, LPJ, Bendahara, SPTB, Saldo Awal Kas     di bendahara harus sama dengan yang ada di GL pada tahun 2014.
b. ADK Migrasi yang Dibutuhkan > Tidak membutuhkan ADK migrasi.
4. Modul Pembayaran
a. Data Inputan Manual Melakukan penginputan kembali data SPP, Resume Tagihan, SPM dan SP2D yang pernah diterbitkan menggunakan Aplikasi Eksisting pada tahun 2014.
b. ADK Migrasi yang Dibutuhkan > Tidak membutuhkan ADK migrasi.
5. Modul Aset Tetap
a. Data Inputan Manual > Transaksi perolehan, perubahan dan penghapusan aset tetap tahun 2014.
b. ADK Migrasi yang Dibutuhkan > Migrasi data transaksi SIMAK-BMN tahun 2013.
6. Modul Persediaan
a. Data Inputan Manual > Transaksi perolehan, perubahan dan penghapusan persediaan tahun 2014.
b. ADK Migrasi yang Dibutuhkan > Migrasi data transaksi Aplikasi Persediaantahun 2013.
7. Modul GL dan Pelaporan
a. Data Inputan Manual > Inputan jurnal manual untuk jurnal penyesuaian.
b. ADK Migrasi yang Dibutuhkan > Migrasi data transaksi Aplikasi SAKPA tahun 2013.
8. Modul Administasi
a. Data Inputan Manual Input referensi lokal yang dimiliki oleh masing-masing satker seperti nama-nama pejabat,               nama penandatangan laporan.
b. ADK Migrasi yang Dibutuhkan > Migrasi referensi yang bersifal nasional.
9. SPAN SMS
a. Data Inputan Manual
1. Pendaftaran User Satker yang akan menggunakan Portal SPAN.
2. Satker melakukan Aktifasi Lisensi Aplikasi sebelum menggunakan Aplikasi SAKTI.
3. Pendaftaran PIN Pejabat yang akan melakukan transaksi pada SAKTI-SPAN.
b. ADK Migrasi yang Dibutuhkan > Tidak membutuhkan ADK migrasi.
10. Portal SPAN
a. Data Inputan Manual > Aktifasi PIN Pejabat
b. ADK Migrasi yang Dibutuhkan > Tidak membutuhkan ADK migrasi.
Aplikatif dan User Friendly merupakan prasyarat bagi sebuah aplikasi yang akan digunakan oleh lebih dari 20.000 Satuan Kerja dan memiliki kualitas sumberdaya manusia yang sangat beragam. Skenario implementasi Aplikasi SAKTI dengan melalui tahapan proses migrasi dan konversi dengan menggunakan ADK Saldo Awal dengan meminimalisir inputan transaksi awal, munjukkan kemudahan yang kami tawarkan dan untuk meningkatkan akurasi data.