Bandung, djpbn.kemenkeu.go.id,-  Sebagai wadah rekam jejak sejarah, Museum Perbendaharaan diresmikan oleh Menteri Keuangan, Bambang Brojonegoro (20/03).

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo meresmikan museum perbendaharaan di Bandung (21/3)

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo meresmikan museum perbendaharaan di Bandung (21/3)

Menambah jumlah museum yang ada di kota Bandung, Museum Perbendaharaan dimaksudkan menjadi wahana sarana dokumentasi dan juga media edukasi bagi masayarakat secara luas mengenai pengelolaan keuangan negara, khususnya perbendaharaan di Indonesia, saat ini telah resmi dibuka untuk umum. Hal ini ditandai dengan prosesi softlaunching Museum Perbendaaraan oleh Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, (21/03) di Gedung Dwiwarna, Bandung.

“Satu langkah yang sangat cerdas diambil oleh Ditjen Perbendaharaan dalam berinovasi yaitu dengan mendirikan Museum Perbendaharaan ini” ungkap Mardiasmo pada softlaunching Museum Perbendaharaan.

Museum PerbendaharaanLebih lanjut Mardiasmo menyampaikan pencatatan dan penyajian sejarah, rekam jejak momen-momen penting serta artefak berupa peralatan kerja yang pernah digunakan, serta dokumentasi berbagai kebijakan yang pernah diambil dalam pengelolaan keuangan negara memiliki arti penting untuk para generasi yang akan datang.

Di kesempatan yang sama Direktur Jenderal Perbendaharaan, Marwanto Harjowiryono menyampaikan bahwa museum ini bukan saja merupakan rekam jejak sejarah Perbendaharaan namun juga merupakan sejarah kebijakan Pengelolaan Keuangan Negara.

“Selain memberikan informasi yang edukatif tentang rekam jejak sejarah Perbendaharaan, museum perbendaharaan juga menyajikan sejarah kebijakan dalam pengelolaan Keuangan Negara di Indonesia.” demikian dinyatakan Marwanto.

Museum Perbendaharaan berlokasi satu gedung dengan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat tepatnya  menempati sayap barat lantai 1 Gedung Dwiwarna yang juga merupakan bangunan historis bernilai sejarah tinggi (bersebelahan dengan Museum Geologi Bandung-red ),  terletak di Jalan Diponegoro No. 56 Bandung.

Museum ini menyajikan sejumlah display, foto, koleksi dokumen, artefak dan peralatan kerja yang bernilai historis terkait dengan dinamika pengelolaan keuangan negara, khususnya perbendaharaan. Koleksi museum yang tersedia cukup menyajikan informasi yang lengkap mulai dari perkembangan organisasi, sistem pengelolaan dan kebijakan di bidang keuangan negara, tokoh-tokoh penting serta rekam jejak momen-monen penting yang terkait. Museum ini juga dilengkapi dengan sarana penunjang interaktif berbasis internet online seperti display layar sentuh sebaran kantor vertikal Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI dan tayangan video yang dapat diakses pengunjung secara langsung. Untuk informasi akses kunjungan museum bagi khalayak, dapat memperoleh informasi dengan menghubungi Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat secara langsung maupun via telepon terlebih dahulu.

 

Tags: