Rapat KemenkeuJakarta, 09/06/2014 MoF (Fiscal) News – Laporan Keuangan Kementerian Keuangan (LK BA 015) mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sementara itu untuk Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LK BUN) mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian. Menurut Auditor Utama II BPK RI Slamet Kurniawan, BPK mengapresiasi kerja sama yang terbangun dengan Kemenkeu. Tapi masih ada hal-hal yang harus diperbaiki ke depannya.

“Selama proses pemeriksaan, kami berterima kasih juga kepada Kementerian Keuangan dan apresiasi yang tinggi, karena apapun yang kami sampaikan selalu direspon,” katanya saat exit meeting pemeriksaan BPK terhadap Laporan Keuangan BUN dan Laporan Keuangan BA 015 di Gedung Djuanda 1 Kementerian Keuangan, Jakarta pada Senin (9/6).

Menurutnya, masih perlu ada evaluasi bersama untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pemeriksaan tahun berikut. “Tinggal bagaimana kementerian keuangan menindaklanjuti rekomendasi BPK sehingga apa yang dicita-citakan bisa terwujud di tahun berikutnya,” pungkas Slamet.

Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perbendaharaan Marwanto Harjowirjono juga berterima kasih dan mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin. Ia juga mencatat segala rekomendasi BPK untuk ditindaklanjuti. “Ke depan akan menjadi catatan kami dan kemudian akan dilakukan berbagai rencana tindak yang diharapkan dapat memberikan perbaikan ke depan,” katanya. (as)

 

Sumber

 

Tags: