Adipura kedelapan Ternate

ADIPURA: Wapres Boediono saat memberikan Adipura ke Wali Kota Ternate di Istana Wapres, kemarin

TERNATE – Tahun 2014 ini Kota Ternate membawa pulang dua penghargaan yakni Piala Adipura untuk kedelapan kalinya, dan penghargaan Kalpataru Kategori Pengabdian yang diterima Amrul Sidik, staf Dinas Kesehatan Kota Ternate.
Amrul dianggap telah menyelamatkan lingkungan hidup, dengan mengumpulkan sampah medis yang ada di seluruh penjuru Kota Ternate, dan memusnahkannya sesuai ketentuan yang berlaku. Upaya ini sudah dilakukan sejak belasan tahun lalu. Penghargaan diberikan Wapres Boediono pagi kemarin (5/6) di Istana Wakil. Wali Kota Burhan Abdurahman, menerima Piala Adipura sedangkan penghargaan Kalpataru diterima lansung oleh Asmar.
Usai menerima Adipura, wali kota menuturkan rasa syukur, karena Kota Ternate kembali meraih Adipura untuk kategori kota sedang. “Kedepan kita berusaha agar Ternate mendapat Adipura Kencana,”kata wali kota.
Burhan menuturkan keberhasilan ini merupakan keberhasilan masyarakat, yang didukung oleh stake holder, dalam mengupayakan menjaga kebersihan di Kota Ternate. “Karena itu saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat, stake holder, dan petugas kebersihan yang telah bekerja keras sehingga Ternate kembali meraih Adipura ke delapan kali secara berturut-turut,”ujarnya.
Untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan dalam bidang kebersihan, setiap tahun pemkot berupaya menambah angkutan sampah, terutama di jalan-jalan kecil/lorong. “Kita akan sesuaikan dengan anggaran,”ujar Burhan. Wali kota juga berjanji akan memberikan ‘angpao’ kepada semua petugas kebersihan, dan secara pribadi akan memberikan sarung, baju koko dan mukena kepada mereka.
Kadis Kebersihan Kota Ternate, Mansur Abdurahman tak dapat menyembunyikan kegembiraannya, karena upaya yang mereka lakukan selama ini cukup berhasil. Dia berjanji akan meningkatkan kinerjanya, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik lagi.
Sementara salah satu petugas kebersihan yang ikut menyaksikan penerimaan Adipura, Ayoni, merasa bangga karena apa yang dilakukan mereka selama ini membawa hasil. Pria yang usianya sudah melebihi 50 tahun ini, melakoni pekerjaan sebagai penyapu jalan sejak tahun 1982. “Saya dengan almarhum istri saya Umi Rajab, sama-sama menjadi penyapu jalan sejak 1982,”akunya, seraya menuturkan istrinya baru meninggal dua bulan lalu. Rencananya rombongan akan membawa pulang Adipura ke Ternate pada Minggu (8/6) lusa. Dalam rombongan ini terdapat 10 petugas kebersihan.
Daerah lain di Malut yang mendapat Adipura adalah Kota Sanana Kepulauan Sula untuk kategori kota kecil, sedangkan Kota Tidore Kepulauan gagal mendapat Adipura yang kedelapan. Selain itu, Kota Labuha Halmahera Selatan, juga mendapat sertifikat.(onk).

Sumber : http://malutpost.co.id/2014/06/06/adipura-kedelapan-plus-kalpataru-untuk-ternate/

 

Tags: ,