Gaji Ke-13 sudah bisa dicairkan, dan SPM-nya telah diajukan ke KPPN.

Bendahara satuan kerja masih memiliki PR lagi. Sebagaimana yang kita ketahui bersama Revisi GPP/BPP 15 Juli 2014 mengakomodir perubahan gaji pokok tahun 2014 pada gaji bulan Juni 2014 yang masih menggunakan gaji pokok tahun 2013. Namun disisi lain masih terdapat kelemahan yaitu Gaji 13 tidak otomatis mengubah kedudukan (CPNS ->PNS, Naik Pangkat, atau KGB). Jika ada pegawai yang berubah kedudukan  dari bulan Januari hingga Juni 2014, dan dibayarkan gaji barunya tersebut di bulan Juli atau Agustus 2014, maka yang bersangkutan berhak menerima kekurangan gaji bulan ke-13.

Jika kasusnya kedudukan baru PNS tersebut telah dibayarkan bulan Juni atau sebelumnya, maka tidak ada masalah.

 

Mengenai pembuatan kekurangan gaji bulan ke-13 ini sendiri, beberapa bendahara atau PPABP mendapatkan masalah. Masalahnya, saat pembuatan dengan cara “konvensional” melalui aplikasi GPP, kendalanya adalah seperti ini (contoh kasus PNS A seharusnya naik pangkat di bulan April dan baru dibayar kekurangannya di bulan Juli 2014):

  1. Jika menggunakan Gaji induk bulan Juli 2014 sebagai Gaji baru dan Gaji 13 sebagai gaji lama maka akan didapati hasil akhir minus terkait selisih potongan.
  2. Jika menggunakan Gaji induk bulan Juli 2014 sebagai Gaji baru dan Gaji Juni  2014 sebagai gaji lama maka akan didapati notifikasi aplikasi : “Kekurangan gaji telah dimintakan”

Lantas bagaimanakah solusinya?

Anda bisa menggunakan

  • Gaji baru  : Gaji 13 Tahun 2014 dengan kedudukan baru (pangkat baru, masa kerja baru) => edit
  • Gaji lama : Gaji 13 Tahun 2014 dengan kedudukan lama (pangkat lama, masa kerja lama)

Dengan demikian maka kekurangan gaji bulan ke-13 sudah bisa dibuat dan diajukan ke KPPN pembayar satker anda.

Semoga bermanfaat.