Presiden Joko Widodo telah menandatangani Paket Peraturan Pemerintah (PP) terkait Pemberian Gaji ke-13 dan THR tahun 2017 pada Hari Selasa, 13 Juni 2017. Langkah ini kemudian ditindaklanjuti dengan sigap oleh Menteri Keuangan yang langsung menerbitkan paket Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menjadi petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan pemberian gaji ke-13 dan THR tahun 2017.

Di daerah, para pejabat eselon Direktorat Jenderal Perbendaharaan melakukan rapat jarak jauh melalui video teleconference dan menghasilkan beberapa kesepakatan yang bisa dijadikan panduan dalam pengajuan SPM satker ke KPPN. Adapun beberapa poin penting untuk diketahui satuan kerja adalah :

 

  1. Satker sdh bisa mengajukan THR pd tgl 15 Juni 2017
  2. SPM Gaji 13 sudah bisa diajukan tgl 3 Juli 2017 (hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran)
  3. Pensiunan tidak menerima THR, akan tetapi pembayaran Gaji 13 pensiun pd tgl 19 Juni 2017
  4. Aplikasi SAS tidak ada perubahan, hanya untuk SPP dan SPM menggunakan pilihan Gaji Lainnya (04) (Uraian akan terdeskripsi otomatis)
  5. Untuk non PNS alokasi belanja THR berada pd akun “Belanja Barang”
  6. Apabila ada satker yg memang tidak memintakan THR pd saat Idul Fitri, bisa menyesuaikan pd bulan lain, dengan membuat pernyataan belum mengajukan, dengan alasan.
  7. Satker memiliki peran sangat besar dalam penyelesaian pencairan dana THR/Gaji 13; oleh sebab itu diperlukan kesigapan satker untuk segera mengajukan SPM THR/Gaji 13 sesuai jadwal yang ditentukan.
  8. Jika ada kendala agar segera dilaporkan ke KPPN.

 

sebagai tambahan informasi, 

  1. Pembuatan daftar THR tahun 2017 untuk PNS menggunakan GPP eksisting (28 April 2017, tidak ada update khusus Gaji ke-13 dan THR untuk tahun 2017), dengan memilih jenis gaji/pembayaran sebagai Tunjangan Hari Raya), Dasar perhitungan yang digunakan adalah Gaji Induk Bulan Juni 2017 (pastikan anda sudah melakukan load master)
  2. sehubungan adanya perbedaan tata cara pengenaan pajak dan besaran THR/Gaji Ke-13 untuk Pimpinan dan Non-PNS pada Lembaga Non Struktural (LNS) yang dibayarkan melalui Bendahara Pengeluaran, menunggu update Aplikasi.

Untuk itu, tetap pantau perkembangan terkini di web kami.