Cara Memperbaiki Nomor Transaksi yang Tidak Standar (menggunakan koma)

Penomoran Transaksi pada dasarnya secara otomatis. Namun penomoran otomatis ini akan terhenti pada hitungan tertentu. Hal ini disebabkan aplikasi salah mengidentifikasi nomor transaksi yang dianggap sebagai nilai uang (dengan koma untuk menunjukkan sen). Jika hal ini terjadi, maka penomoran otomatis akan macet.



Programmer kantor pusat telah membuat aplikasi kecil bernama SAS Utility yang bisa membantu memperbaiki masalah penomoran transaksi. Berikut cara memperbaikinya dengan menggunakan aplikasi tersebut.

  • Silahkan download dan lakukan instalasi Aplikasi SAS Utility di atas.
  • Setelah itu, silahkan buka Aplikasi SAS Utility
  • demi keamanan data, sebelum menjalankan Aplikasi ini, pastikan lakukan Backup terlebih dahulu
  • Setelah aplikasi terbuka, pilih tombol
    No Trans
  • Maka akan muncul daftar / list nomor-nomor transaksi yang tidak standar (ada komanya).
  • Lihat gambar yang dibawah yang diberi kotak merah di bawah ini. Pada Aplikasi SAS Utility, hanya transaksi yang bermasalah yang ditampilkan untuk diperbaiki. Gambar di bawahnya adalah gambar posisi transaksi bermasalah pada aplikasi Silabi
Daftar Transaksi yang nomornya tidak standar karena menggunakan koma pada Aplikasi SAS Utility

Daftar Transaksi yang nomornya tidak standar karena menggunakan koma pada Aplikasi SAS Utility

Daftar Transaksi yang nomornya tidak standar karena menggunakan koma pada Aplikasi LPJ Bendahara - Silabi

Daftar Transaksi yang nomornya tidak standar karena menggunakan koma pada Aplikasi LPJ Bendahara – Silabi

 

Aplikasi Utility SAS untuk memperbaiki nomor transaksi yang ada komanya diatas.

  • Setelah kita masuk ke menu No. Trans di Aplikasi Utility SAS , maka muncul list nomor transaksi yang tidak standar (ada komanya).
  • Lalu klik / beri centang pada list daftar transaksi tersebut.
  • Sudah dicentang semua, maka sekarang klik tombol
    Simpan ,
    maka list transaksi yang ada komanya di Aplikasi SULIT juga akan hilang, artinya transaksi tersebut nomornya sudah standar.
  • Oke sekarang balik lagi ke Aplikasi SILABI > ke Menu RUH Transaksi untuk mengecek nomor transaksi yang ada koma nya tadi sudah sudah benar atau belum.
  • lihat gambar diatas, nomor transaksi yang sebelumnya ada komanya, sekarang sudah normal kembali.

 

Cara Mengatasi Kuitansi, DRPP dan LPJ yang tidak bisa dicetak

Kekurangan Aplikasi SAS 15.0.4 yang lainnya adalah Kuitansi, DRPP atau bahkan LPJ tidak langsung tercetak melainkan muncul save as XPS. Sebenarnya anda bisa melakukan save terlebih dahulu dengan ekstensi .xps lalu kemudian buka file XPS tadi dan lakukan cetak seperti biasa, namun hal ini membuat kurang nyaman karena menambah ribet proses yang harusnya normal-normal saja. Untuk mengatasi hal tersebut, anda cukup meremove printer XPS.

Cara meremove printer XPS

  • Klik tombol Start windows > klik
    Control Panel
  • Setelah masuk Control Panel kemudian klik icon
    Devices and Printers

atau cukup ketik printer pada kotak pencarian windows dan pilih Devices and Printers

  • Setelah itu akan muncul list Printer yang terinstal di windows
  • Akan muncul seperti gambar diatas, kemudian cari gambar Printer dengan judul
    Microsoft XPS Document Writer > klik kanan
  • Setelah klik kanan pilih
    Remove Device
    > hal ini untuk meremove printer XPS
  • Kemudian lakukan klik kanan gambar printer yang akan digunakan dengan cara klik kanan pilih
    Set as Default Printer

 

Cara Mengatasi Realisasi nol pada RUH Kuitansi

Update SAS 15.0.4 masih menyisakan kekurangan. salah satunya adalah setelah melakukan update, tampilan RUH Kuitansi, realisasi nya menjadi kosong (padahal telah dilakukan penginputan kuitansi dan pembuatan SPM sebelumnya) . Hal ini tidak berpengaruh pada laporan keuangan anda, hanya mengurangi kenyamanan dan fungsi pengawasan dalam pembuatan kuitansi.

Untuk mengatasi hal tersebut anda perlu menginstall Update Perbaikan SAS 15.0.4, maka realisasi pada RUH Kuitansi akan muncul kembali.

Update perbaikan SAS 15.0.4
  • Pastikan anda telah menggunakan Aplikasi SAS 15.0.4
  • Silakan download Perbaikan Update SAS 15.0.4 diatas.
  • Setelah di download, maka lakukan install dengan cara klik kanan Run As Admin
  • Setelah klik Finish , Lakukan Update Referensi Perbaikan SAS 15.0.4
  • Setelah dilakukan update perbaikan SAS 15.0.4 , silakan masuk ke Aplikai Silabi > RUH Kuitansi, cek apakah realisasi sudah muncul kembali.

Cara Mengatasi Kuitansi yang Tidak Muncul Pada RUH Transaksi SPM GUP

Beberapa operator Silabi mengalami kesulitan ketika hendak merekam SPM GUP di menu RUH Transaksi disebabkan “hilangnya” kuitansi yang akan menjadi acuan dalam SPM GUP tersebut. Hal ini disebabkan, operator pernah merekam atau sengaja merekam BPP (kode Bendahara Pembantu Pengeluaran) dengan kode selain 000.  Seharusnya di kode BPP DRPP nilainya > 000, tetapi kode BPP SPM GUP nilainya misalnya 001  seperti gambar di bawah ini.


kuitansi tidak muncul
SPM GUP dengan kode Bpp 001

Setelah kita pilih SPM diatas seharusnya setelah itu muncul daftar kuitansi-kuitansi yang akan dipilih untuk pembebanan SPM GUP tersebut. Akan tetapi tidak muncul satu kuitansi pun.


Solusi Memunculkan Kuitansi

  • Intinya adalah kita akan mengganti Kode BPP untuk SPM GUP diatas, yang semula 001 kita ubah menjadi 000. Caranya gampang saja, kitadapat langsung mengubah pada kolom kdbpp tersebut. Lihat gambar dibawah ini:
  • Setelah diubah menjadi 000 , sekarang kita centang lalu kemudian klik tombol Pilih
  • Kuitansi yang sebelumnya hilang akan muncul kembali
  • Secara otomatis kuitansi yang tercentang sudah sesuai dengan SPM GUP diatas, jadi kita tak perlu lagi memilih kuitansi nya lagi.


Kuitansi yang tadinya tidak muncul, sekarang sudah muncul
  • Setelah itu klik Pilih, Silahkan lanjutkan seperti perekaman biasanya.
  • Gambar diatas menunjukan bahwa Perekaman RUH Transaksi SPM GUP berhasil

Catatan :

Catatan :
  • Apabila menggantikan kode 000 tidak juga berhasil, cobalah mengosongkan saja kode BPP nya. Dari beberapa satker yang sudah berkonsultasi, kami mendapati ada satker yang tidak berhasil dengan kode 000, jadi kami kosongkan saja dan berhasil.
  • Agar masalah ini tidak terulang lagi, pastikan tidak ada isian BPP (kosongkan saja) pada user admin > Referensi > Kode BPP