PENJELASAN UPDATE GPP/BPP SATKER
TANGGAL 23 JUNI 2015

PENDAHULUAN

Update Aplikasi GPP/BPP Satker tanggal 23 Juni 2015 ini adalah update Aplikasi GPP/BPP untuk penyempurnaan menu kekurangan gaji pokok dan ULP dari aplikasi GPP/BPP tanggal 12 Juni 2015 dimana masih ada kendala untuk kasus-kasus tertentu

FILE UPDATE

Download Aplikasi update yang bernama : Update_AplikasiGPP_BPP_23_Juni_2015.exe

silahkan unduh di website Perbendaharaan

Download Update_AplikasiGPP_BPP_23_Juni_2015.exe

atau di google drive kami

Download Update_AplikasiGPP_BPP_23_Juni_2015.exe

TATA CARA UPDATE

Pastikan anda sebelumnya sudah melakukan update Aplikasi ini, anda harus mengupdate terlebih dahulu Aplikasi anda ke tanggal 12 Juni 2015 terlebih dahulu.
Ekstrak file Update_AplikasiGPP_BPP_23_Juni_2015.exe dimana dan arahkan ke folder C:\AplGajiSatker\. Maka file GPP dan BPP akan tertimpa dengan aplikasi baru. Pada prinsipnya update aplikasi ini hanya mengcopy paste file GPP dan BPP ke dalam folder C:\AplGajiSatker\.
Copykan file GPP2015.exe dan BPP2015.exe ke dalam computer lain yang menggunakan jaringan.
CATATAN PENTING :

PERBAIKAN YANG DILAKUKAN.

1. Perbaikan Kekurangan Gaji Pokok 2015
Jika PPABP membuat kekurangan sama gaji pokok untuk gaji bulan Januari s.d. Juni 2015 terdapat kasus seperti ini : dimana terdapat dua tingkat dengan tingkat pertama 9 kali, tingkat dua adalah -3.

Ini disebabkan pegawai ini ada kekurangan Kenaikan Pangkat sejak bulan Oktober 2014 s.d. Juni 2015, sudah dibuat. Namun jika ada pegawai lain yang ada kekurangan gaji yang bukan sejak tahun 2014 tidak menjadi masalah.
Ketika dicetak hasilnya seperti ini, ada angka yang besar di potongan lain

Permasalahan ini diatas sudah diperbaiki, dan pegawai ini sudah menggunakan pangkat baru dan kekurangannya 6 bulan.

2. Kasus Kekurangan Gaji Pokok baru 2015 dimana ada pegawai yang sudah meninggal sebelum gaji Pokok Baru diajukan
Jika di satker ada pegawai yang meninggal dunia dimana pegawai tersebut masih terdapat gaji terusan Januari s.d. April 2015. Sedangkan gaji pokok baru dibuat pada gaji Juli 2015. Maka pegawai yang meninggal ini tidak akan bisa masuk menggunakan menu kekurangan sama.
Pembuatan kekurangan gaji pokok dibuat seperti kekurangan gaji biasa, dengan memilih pegawai satu persatu
• Isikan gaji baru dengan mengambil gaji bulan terakhir yaitu gaji April 2015 : lalu isian bulan diubah menjadi 05 – 2015
• Pilih jenis gaji : gaji terusan
• Gaji pokok diisi dengan 2015

• Isikan gaji lama dengan mengambil gaji bulan terakhir yaitu gaji Januari 2015
• Pilih jenis gaji : gaji terusan
• Gaji pokok diisi dengan 2014
3. Perbaikan Kekurangan Sama ULP dan Pembuatan Kekurangan ULP Manual
Pembuatan kekurangan ULP untuk jumlah bulan yang berbeda / atau ada gaji susulan atau gaji terusan diantara bulan Januari s.d. Mei maka harus dibuat kan kekurangan gaji ULP terpisah. Terpisah disini bisa diartikan seperti ini :
1. Dibuat dua kali dengan nomor gaji yang berbeda.
2. Para pegawai normal dibuat dengan kekurangan sama lalu ditambahkan pegawai yang terdapat gaji susulan/terusan dan dibuat kekurangan gaji ULP manual (satu persatu)

Contoh :
1. Bulan yang berbeda : misalkan ada 10 Pegawai : 8 orang kekurangan ULP untuk 3 bulan : Januari s.d Maret, sedangkan 2 orang untuk 4 bulan : Januari s.d. April, maka jika dibuat kekurangan sama, harus dibuat 2 nomor gaji yang berebeda
2. Jika menggunakan kekurangan manual maka 8 orang menggunakan kekurangan sama, dan 2 orang menggunakan kekurangan manual, dalam 1 nomor gaji.
3. Misalkan dintara pegawai ada pegawai baru : dimana Gaji Januari s.d. Maret adalah gaji susulan dan dibuat di bulan Maret, sedangkan bulan April gaji induk dengan ULP baru. Maka hal ini tidak bisa menggunakan kekurangan sama. Sebab data gaji induk januari sebagai gaji lama tidak ada karena berbentuk gaji susulan yang dibuat di bulan maret.
4. Namun jika ada pegawai misalkan gaji Juni Gaji susulan dan dibuat di bulan Juni dengan ULP baru, dan gaji Induk Januarinya ada, maka bisa dibuat menggunakan kekurangan sama.
Pembuatan kekurangan manual adalah sama seperti kita membuat kekurangan gaji biasa, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
Contoh : Gaji Januari s.d. Maret Gaji susulan yang dibuat di bulan Maret, Gaji April gaji induk dengan ULP baru. Maka data gaji Januari tidak ada karena berbentuk susulan.
1. Masukkan pegawai
2. Pilih jenis SK yaitu Perubahan Tarif Tunjangan ULP

3. Pilih gaij baru bulan April
• Pastikan isian bulan dan Tahun adalah 04 – 2015
• Pilih jenis Gaji adalah ULP
• Pastikan Tarif ULP adalah 02 (Rp 50.000)

4. Pilih gaij lama adalah gaji bulan April, lalu ubah isian bulan menjadi 01 – 2015
• Pastikan isian bulan dan Tahun adalah 01 – 2015
• Pilih jenis Gaji adalah ULP
• Pastikan Tarif ULP adalah 01 (Rp 45.000)

Hasil cetakan adalah 3 bulan.

Kesimpulan :
• Intinya dari kekurangan sama adalah data gaji bulan ULP baru dan ULP lama benar-benar ada di dalam database, dan range bulan ULP yang dimintakan sama, 3 bulan semua, atau 4 bulan semua. jika tidak ada maka dibuat secara manual.
• Kekurangan ULP manual pada update 12 Juni 2015, dimatikan, namun seiring berbagai kasus yang terjadi dalam pembuatan kekurangan ULP ini, maka pilihan ini dihidupkan kembali
• Kekurangan ULP manual sangat bermanfaat dalam pembuatan kekurangan ULP untuk para pegawai yang terdapat gaji susulan/terusan, atau ada pegawai yang meninggal sebelum ULP baru.

Catatan :
Hasil Perhitungan KEKURANGAN SAMA ULP TIDAK BISA DIEDIT isian bulan baru dan bulan lamanya, karena kalau diedit maka kekurangan ULP menjadi salah. Sebab perhitungan kekurangan ULP mengguankan rumus dan tidak menggunakan selisih gaji baru dan gaji lama. Namun untuk kekurangan manual bisa diedit.

 


 

Pembuatan SPM Gaji ke-13

Pembuatan SPM Gaji ke-13 menggunakan kaidah sebagai berikut:

  1. Pilih Gaji Induk Bulan Juni 2015 sebagai dasar gaji ke-13 di aplikasi GPP
  2. Pilih Jenis SPM Gaji Lainnya, kode = 04
  3. Bunyi Uraian SPM Gaji ke-13 adalah : Pembayaran Belanja Pegawai Gaji Bulan ke-13 Tahun 2015 untuk xx Pegawai/ xx jiwa.
  4. Buat SPM tertanggal 30 Juni 2015
  5. Sampaikan SPM pada tanggal 30 Juni 2015 Pukul 13.30 WIB atau 14.30 WITA atau 15.30 WIT.
 

Tags: , ,